Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 April 2024

KAU

Kau adalah puisi
Mencipta larik-larik rapi
Yang belum juga mati

Disini, malamku semu
Terbungkus kerinduan akanmu
Benak berisik menggebu-gebu 
Mengusik kalbu
Mendamba temu

21.09 WIB

Selasa, 02 April 2024

FAJAR

Sayupnya benar menyapa
Terik merekah terpancar
Mengetuk masuk
Mengintip manja dari ufuk timur
Dengan jingga mulai bercengkrama
Pun nyanyian burung ceria menyambutnya

Pagi ini
Fajar merias cakrawala
Indah, ucap syukur pada yang Esa
Titipkanlah asa

22 Ramadhan, 05.39 WIB

Rabu, 27 Maret 2024

KAMI PETANI

Kami petani
Gemar menari bersama mentari
Menguliti tanah, menumpuk reranting yang kering
Selamatkan sumber daya dari komplotan gulma yang menghambatnya tumbuh
Juga merawat sayur mayur hijau segar yang subur
Tak peduli tersengat terik dan kala hujan mengguyur

Ini semua adalah cikal-bakal kaum petani
Di bumi ini, ilmu pun kami serap dari kawanan padi
Dengan makna serat sabda nabi
Dan cericit burung-burung bernyanyi
Mewakili rintih pada Sang Ilahi

16 ramadhan, 05.54 WIB.

Senin, 11 Desember 2023

JEDA

Terkurung rasa

Mengalah tak kuasa

Setitik ruang mencipta dilema

Enggan mengurai simpul bersama

Asing seirama, getar qalbu senada

Kini mengasing dalam pekat asa

Bak larik-larik terhenti koma


Jeda

Biar, apa adanya

Tak luput do'a, berbisik meminta

Sebaik-baik pinta pada yang Esa

Hingga dipenghujung, temu titik terang berada

Dalam ruang dan arah langkah semestinya.



04.41 WIB.


Rabu, 27 September 2023

KAU RUMAH

Hai puan, sudikah sejenak kau bercengkrama?
Bertegur sapa, bertukar cerita
Mungkin tanya menanya
Kau sedang apa, pun hal lainnya

Rasa syahdu, kerap terlukis diantara senyum merekah
Getaran kalbu merindumu kian merambah
Membucah, mengukir resah
Jemariku menari tak musnah
Bait-bait melagu seraya gelisah
Melarikkan namamu dengan megah

Tak ada sajak paling indah
Kecuali menjadikan kau rumah.

Kamis, 07 September 2023

SECANGKIR KOPI MALAM

Malam kian larut

Kopi ku seruput perlahan surut

Sembari mengeja huruf, terbersit takut kau sebut

Seketika pikirku kalut


Hm..

Aku juga risau, prihal kehilangan merenggut.

Senin, 10 Juli 2023

SAKSI BISU


Kala lentera merah di ufuk timur mengintip syahdu 
Merekah indah temani langkah menanjak denganmu
Sayup-sayup suara menapak mendayu
Tak terasa telapak kaki berpijak di puncak saat itu

Sepoi semilir membelai membuat gigil beku
Tapi tetap hangat dengan dekapan sapamu, merdu
Bertukar lensa, potret manja lugu
"Tak pandai bergaya" katamu
Sedikit lucu, malu-malu

Ya, ada rasa tak biasa menggebu-gebu 
Detak tak karuan mengiringi getaran qalbu
Debar mengisyaratkan pandang akanmu
Enggan berpaling, sangat rekat merayu

Entah, apa kau sadar untaian aksara oleh retinaku
Namun sungguh sahabat merapi itu adalah saksi bisu
Merbabu, perantara temu.

Rabu, 28 Juni 2023

Puan Pelupa

Seraut wajah dengan paras jelita
Menunduk, penuh tanya dalam kepala
Ia menyebut diri sebagai pelupa
Jauh dari belai sapaan mesra
Luka yang merongga batinnya 
Tentang keluarga yang ia harap cemara
Namun asa menyimpang dari dunianya
Seolah tak ingin dirasa, tapi daya masih kuasa

Begitu tangguhkah ia?
"Tidak, ia hanya berusaha meniadakan luka dengan tawa"

Jika ada yang lebih duka dari air mata
Mungkin lebih baik, daripada harus menyalahkan semesta
Sekuat apapun amarah dalam relung jiwa
Tak akan mampu merubah takdir-Nya
Ia bersyukur tiada hentinya
Ikhlas menerima.

Jaten, 28 Juni 2023

Senin, 19 Juni 2023

DO'A

Ada banyak ruang-ruang takdir
Yang tak bisa kita masuki dengan leluasa dan segera
Namun setidaknya, masih bisa kita jangkau dengan do'a

Di do'amu, aku kuat
Di do'amu, aku semangat
Di do'aku, kusebut namamu
Di do'aku, kupinta berkah atasmu

Ya, biarlah do'a kita yang menjadi penjaga
Bahwa rasa selamanya haruslah murni
Sebagai titisan dari Yang Maha Suci

Tak ada yang lebih membahagiakan
Selain karena cinta pada-Nya
Aku mendo'akanmu
Pun demikian denganmu

Biar pemilik semesta akan menjaga kita
Hingga tiba masanya
Takdir kita ditentukan bersama
Atau hanya teman selamanya

Selayaknya saudara
Iman akan selalu menyatukan kita

Semoga Allah selalu sayang padamu
Duhai pemilik nama yang indah


Karya : Rita Bulan
(Dalam buku "Bulan Tak Pernah Pulang" 2019)

Senin, 25 November 2019

WAKTU

Karya : Riska Ariga


Dentingan detik terus menggilas

Bergulir, laksana air mengalir menuju hilir

Hari berganti berlalu pergi

Segera usang oleh fananya duniawi


Hidup penuh tanya dan misteri

Tak siapa pun mampu menafsirkan yang pasti

Sungguh manusia dalam keadaan merugi

Sesat terus ditapaki

Sesal berpendar tanpa peduli

Kecuali mereka yang bertaqwa pada ilahi

Perlahan maut akan menjumpai

Masihkah berdiam diri? 

Sedang ajal telah menanti


Lengah akan tertinggal

Diam menyesal.