Sabtu, 20 April 2024

KEPADA MAMAK DAN AYAH

Dua orang tempat ternyaman untuk pulang, aku merindukan kalian. Iyaa, rindu akan obrolan hangat setelah petang. Bercerita apa-apa yang di dapat sedari siang, sembari menikmati masakan yang Mamak hidangkan. Juga rindu dengan petuah dari sang motivator terhebatku, terima kasih Ayah.

Aku merindukan celotehan kecil setiap pagi. Dan aku merindukan setiap sudut yang ada ditempat itu, tempat yang selalu ku sebut dengan rumah. Iyaa, aku merindukan semuanya.

Dariku, yang sedang mengumpulkan cerita untuk dibawa pulang.

05.13 WIB

Minggu, 14 April 2024

Hai kamu, iyaa kamu... 
Kau tahu? Sudah lama aku ingin me-publish lagi tulisan tentangmu, tapi aku takut terkesan negatif nantinya. Namun belakangan, kau mengizinkannya. Ahh... berbagai asumsi dan persepsi serta pertanyaan-pertanyaan muncul dibenakku kala itu.

Kau tahu mengapa aku begitu ingin kau ada dalam tulisanku? Kurasa kau tahu hehe. Sebab, guratan huruf-huruf yang ku eja, semua hanya tertuju kepadamu saja.

Aku tak pernah lupa untuk tersenyum saat melihat dan mengingatmu. Ternyata aku merindukanmu. Iyaa, aku rindu merangkai kata menjadi kalimat yang kemudian melahirkan larik-larik yang melukiskan perihalmu.

Aku ingin bercerita banyak hal denganmu. Tentang kisah lalu membuat melayang. Tentang jingga dipuncak dan lautan awan. Tentang mentari yang diam-diam menghilang ditelan kelam. Tentang menapaki jalan setapak penuh ilalang berjalan beriringan. Tentang puncak Hastinapura ditemani capung beterbangan. Ahh.. sesembahan nan indah jika diceritakan.

Aku juga ingin bercerita banyak hal. Tentang kemungkinan-kemungkinan bersemayam dalam anganku. Tentang kemungkinan-kemungkinan yang jauh dari kata mungkin. Dan banyak lagi yang ingin kuceritakan denganmu.

Hai..
Iyaa, kamu yang lagi membaca ini. Hanya kepadamu aku ingin bercerita. 

05.31 WIB





Rabu, 10 April 2024

KAU

Kau adalah puisi
Mencipta larik-larik rapi
Yang belum juga mati

Disini, malamku semu
Terbungkus kerinduan akanmu
Benak berisik menggebu-gebu 
Mengusik kalbu
Mendamba temu

21.09 WIB

Selasa, 02 April 2024

FAJAR

Sayupnya benar menyapa
Terik merekah terpancar
Mengetuk masuk
Mengintip manja dari ufuk timur
Dengan jingga mulai bercengkrama
Pun nyanyian burung ceria menyambutnya

Pagi ini
Fajar merias cakrawala
Indah, ucap syukur pada yang Esa
Titipkanlah asa

22 Ramadhan, 05.39 WIB