Selasa, 31 Oktober 2023

KETIKA SEMUA YANG KUTULIS ADALAH TENTANG DIA. Part 7

Hai semua, kalian para pembaca dimana pun berada.
Lumayan lama yaa mimin tidak update, dikarenakan ada beberapa sebab musabab hehe. Baiklah mari kita lanjutttt :)

~~~~

Usai pertemuan di acara wisuda hari itu, beberapa hari setelah bertemu kembali di bandara. Saat itu aku dan teman lainnya mengantar teman sedaerahku ke bandara yang hendak pulang kampung sebab sudah menyelesaikan studinya. Saat itu aku dan teman sedaerahku lebih awal sampai di bandara. Dia dan satu temannya menyusul, sebab saat itu mereka sedang menunggu legalisir ijazah teman sedaerahku di akademik kampus. Seharusnya yang menunggu legalisir ijazah tersebut adalah teman sedaerahku, namun karena teman sedaerahku sudah mendekati waktu check in di bandara maka dia dan satu temannya dimintai tolong buat menunggu legalisir ijazah itu hingga selesai.

Setelah legalisir Ijazah teman sedaerahku selesai di legalisir, dia bergegas menyusul kami ke bandara. Setelah aku selesai membantu teman sedaerahku check in, dan kembali keluar untuk menunggu dia di depan pintu keberangkatan. Tak lama dia sampai, sesampainya di bandara "huhh, capekkk" ucapnya. Aku cenderung diam, tersenyum dengan menatap dia berkali-kali. Sebelum teman sedaerahku masuk kedalam, sempat kami berfoto bersama. Dengan posisiku tepat di sebelah kanan dia, aku tersenyum dengan sedikit jarak. "Ckrekk" moment terabadikan hehe. Juga ber-selfie beberapa kali, sebagai tanda perpisahan dan untuk kenang-kenangan.

"Baiklah nak, kami berangkat dulu" pamit orang tua teman sedaerahku sembari menjulurkan tangan dan mengucap "Terima kasih nak sudah mengurus adik-adikmu ini selama di Solo", spontan aku bersalaman menjawab "sama-sama Mak" dan juga bersalaman dengan teman sedaerahku saat itu. Disini aku melihat sebuah "ketulusan". Terisak, dada sedikit sesak, saat sahabatnya itu pamit hendak beranjak. Sedih dan haru yang sangat, aku melihat mata dia berkaca-kaca usai berpelukan erat. Pertama kali aku melihat dia meneteskan air mata "hm.. ikut terharu" ekspresiku sedikit tersenyum menatap dia. Tak lama, orang yang kami antar masuk perlahan lewat pintu keberangkatan dengan melambaikan tangan ke arah kami. Setelah melewati pintu, teman sedaerahku tidak menoleh lagi kearah kami, aku tahu mata mereka juga berkaca-kaca. Dan bersedih campur haru saat perpisahan saat itu.

Mereka sudah tak terlihat, kami juga melangkah kearah parkiran. Sesampainya dibawah plyover kereta "Hp es** udah di balikin?" tanyaku. "Hahh .. bercanda yaa" jawabnya dengan mengira kalau aku bercanda. "Beneran, udah dibalikin apa belum?" tanyaku lagi. "Belummm bang" jawab dia dengan sedikit cemas. Spontan aku menelepon teman sedaerahku untuk turun sebentar dari waiting room untuk mengembalikan Hp dia. "Aku aja yang ambil bang" kata dia dan hendak menyusul sahabatnya itu "Dah, tunggu disini aja" kataku. Spontan aku kembali lagi ke pintu keberangkatan itu, untuk mengambil kembali Hp dia yang tak sengaja terbawa oleh teman sedaerahku saat itu.

Flashback, jadi Hp dia dipinjamkan ke sahabatnya itu untuk pergi ke suatu tempat destinasi wisata, usai wisuda saat itu bersama keluarga. Dengan tujuan agar foto lebih apik sedikit hehe. Setelah aku menerima Hp dia dari teman sedaerahku, tak banyak bicara teman sedaerahku itu langsung bergegas masuk lagi, sebab gate sudah dibuka yang akan segera boarding. Aku juga melangkah ke arah parkiran lagi, dari jauh sudah terlihat dia duduk disana bersama teman yang lainnya. Sesampainya diparkiran "Nihh.." kataku. "Makasih bang" jawabnya, "sama-sama" kubalas lagi. Kemudian kami beranjak pulang.


Bersambung ....

Senin, 09 Oktober 2023

Jangan risau...
Aku tak mempermasalahkan apapun perihalmu. Yang ku tahu, disini selalu ada ruang untukmu. Telingaku terbuka lebar mendengarmu.

Biar kuberi tahu...
Bila suatu waktu batinmu meringis, merintih dalam tangis, tertatih hingga tak mampu kau tepis. 

Datanglah kapan pun kau mau...
Ceritakan laramu, sampaikan keluh kesahmu. Yaa, walaupun mungkin tak ada solusi yang dapat kuberi. Namun setidaknya amarahmu sedikit reda, tenang dan lega.

Jaten, 04.35 WIB