Selasa, 07 Mei 2024

KESEMPATAN

Setiap mentari pulang ke peraduannya, satu hari kehidupan berkurang. Namun, tetaplah ingat bahwa setiap mentari tersenyum di ufuk timur, berarti masih diberi kesempatan oleh-Nya yang sangat berharga.

Kesempatan untuk terus berbenah. Kesempatan berjuang mewujudkan mimpi-mimpi. Kesempatan untuk memberikan yang terbaik untuk orang-orang tersayang. Dan kesempatan untuk bermanfaat bagi sekitar dan kebaikan lebih banyak lagi.

05.07 WIB


Rabu, 01 Mei 2024

TERUNTUK KAMU


Sejak awal pertemuan, aku selalu memperhatikanmu sampai saat ini. Bila ditarik satu garis lurus, meruntunkan suatu kronologi yang merujuk pada titik pertama kita saling menyapa dan berbicara. Ahh, aku lebih menyukai rasanya daripada mengingatnya.

Aku terpusat pada pemikiranmu, sudut pandangmu, pada duniamu yang tak ku ketahui, pada sikapmu yang menuntut untuk diriku yang lebih baik. Hingga aku jatuh hati pada ketidaktahuanku sendiri. 

Hm...
Ku akui kau berhasil mencuri hatiku, hingga logika sukar untuk berpendapat. Walaupun ketertarikanmu padaku sudah memudar, bahkan lenyap. Entahlah, itu diluar kendaliku. Hanya kepada Maha segala Maha kulangitkan harap, tak luput do'a terbaik yang akan kau dan aku dapatkan di depan nanti. Akan kurawat rasa ini, hingga ia terbungkus lagi dengan rapi.

Dariku, yang memperhatikamu dari sudut dan jarak yang kuciptakan sendiri.

05.23 WIB

Sabtu, 20 April 2024

KEPADA MAMAK DAN AYAH

Dua orang tempat ternyaman untuk pulang, aku merindukan kalian. Iyaa, rindu akan obrolan hangat setelah petang. Bercerita apa-apa yang di dapat sedari siang, sembari menikmati masakan yang Mamak hidangkan. Juga rindu dengan petuah dari sang motivator terhebatku, terima kasih Ayah.

Aku merindukan celotehan kecil setiap pagi. Dan aku merindukan setiap sudut yang ada ditempat itu, tempat yang selalu ku sebut dengan rumah. Iyaa, aku merindukan semuanya.

Dariku, yang sedang mengumpulkan cerita untuk dibawa pulang.

05.13 WIB

Minggu, 14 April 2024

Hai kamu, iyaa kamu... 
Kau tahu? Sudah lama aku ingin me-publish lagi tulisan tentangmu, tapi aku takut terkesan negatif nantinya. Namun belakangan, kau mengizinkannya. Ahh... berbagai asumsi dan persepsi serta pertanyaan-pertanyaan muncul dibenakku kala itu.

Kau tahu mengapa aku begitu ingin kau ada dalam tulisanku? Kurasa kau tahu hehe. Sebab, guratan huruf-huruf yang ku eja, semua hanya tertuju kepadamu saja.

Aku tak pernah lupa untuk tersenyum saat melihat dan mengingatmu. Ternyata aku merindukanmu. Iyaa, aku rindu merangkai kata menjadi kalimat yang kemudian melahirkan larik-larik yang melukiskan perihalmu.

Aku ingin bercerita banyak hal denganmu. Tentang kisah lalu membuat melayang. Tentang jingga dipuncak dan lautan awan. Tentang mentari yang diam-diam menghilang ditelan kelam. Tentang menapaki jalan setapak penuh ilalang berjalan beriringan. Tentang puncak Hastinapura ditemani capung beterbangan. Ahh.. sesembahan nan indah jika diceritakan.

Aku juga ingin bercerita banyak hal. Tentang kemungkinan-kemungkinan bersemayam dalam anganku. Tentang kemungkinan-kemungkinan yang jauh dari kata mungkin. Dan banyak lagi yang ingin kuceritakan denganmu.

Hai..
Iyaa, kamu yang lagi membaca ini. Hanya kepadamu aku ingin bercerita. 

05.31 WIB





Rabu, 10 April 2024

KAU

Kau adalah puisi
Mencipta larik-larik rapi
Yang belum juga mati

Disini, malamku semu
Terbungkus kerinduan akanmu
Benak berisik menggebu-gebu 
Mengusik kalbu
Mendamba temu

21.09 WIB

Selasa, 02 April 2024

FAJAR

Sayupnya benar menyapa
Terik merekah terpancar
Mengetuk masuk
Mengintip manja dari ufuk timur
Dengan jingga mulai bercengkrama
Pun nyanyian burung ceria menyambutnya

Pagi ini
Fajar merias cakrawala
Indah, ucap syukur pada yang Esa
Titipkanlah asa

22 Ramadhan, 05.39 WIB

Jumat, 29 Maret 2024

BERSYUKUR

Setiap takdir Allah yang membuatmu menangis, pasti Allah telah siapkan akhir yang manis. Layaknya obat yang kau minum di kala sakit. Pahitnya sesaat saja bukan?

Begitu juga dengan takdir Allah, tidak selamanya akan membawamu selalu menuju ke situasi rumit dan sulit. Pun pelangi, tidak akan datang begitu saja tanpa awan hitam di langit. Juga kebahagiaan, tidak akan kamu rasakan sebelum adanya kepedihan, ketakutan dan kekhawatiran.

Tetaplah bersyukur :)

18 ramadhan, 05.42 WIB

Rabu, 27 Maret 2024

KAMI PETANI

Kami petani
Gemar menari bersama mentari
Menguliti tanah, menumpuk reranting yang kering
Selamatkan sumber daya dari komplotan gulma yang menghambatnya tumbuh
Juga merawat sayur mayur hijau segar yang subur
Tak peduli tersengat terik dan kala hujan mengguyur

Ini semua adalah cikal-bakal kaum petani
Di bumi ini, ilmu pun kami serap dari kawanan padi
Dengan makna serat sabda nabi
Dan cericit burung-burung bernyanyi
Mewakili rintih pada Sang Ilahi

16 ramadhan, 05.54 WIB.

Jumat, 15 Maret 2024

ALAM


Bertafakur bersama alam adalah salah satu pelampiasan kerinduan pada Tuhan. Dengan alam jiwa-jiwa menjadi damai, alam juga selalu mengajarkan kapada kita perihal mengesampingkan ego. Bahwa kemauan tak selalu sesuai dengan apa diinginkan. Hanya saja, bagaimana cara kita melihat keindahan ciptaan-Nya, menikmati yang telah tersaji dan mensyukuri kebesaran Allah SWT.

Yaa Allah, beri hamba kesempatan dan kesehatan untuk dapat menjelajahi dan menikmati indahnya ciptaan-Mu di alam semesta yang membentang luas ini.

Jumat, 23 Februari 2024

MENCEMASKAN YANG AKAN DATANG

"Untuk apa bergantung pada sesuatu yang tak terlihat, belum pasti, belum tentu terjadi dan itu hanya dalam imajinasi?".

Terdengar klise sih, namun yakin akan sesuatu sepenuh hati terkadang berbuah hal-hal manis yang datangnya tak terduga. Semua terjadi diluar logika kita yang dangkal ini. Kehidupan dibumi, terkadang harus mempercayai entitas yang megah dan indah. Dengan demikian, Allah akan menunjukkan kuasa-Nya yang membuat kita sebagai makhluk kaget dan heran sendiri.

Jika hidup penuh kejutan, mengapa harus memupuk ketakutan dan kekhawatiran? Teruslah melangkah tanpa batasan. Berjalan perlahan, jalani semua yang ada dengan penuh ikhlas tanpa memelas. Benar, mencemaskan sesuatu yang belum tentu terjadi dan kekhawatiran akan masa depan semua orang pasti merasakan. Yaa, seperti kata orang-orang "namanya juga hidup, pasti akan diuji dengan ujian-ujian yang menguji kesabaran".

Kedepannya, masalah dan kegalauan pasti akan terus datang, singgah bergantian. Tapi, bukankah kita punya Allah? Bukankah Qadha dan Qadar itu ketetapan Allah? Karena itu, kepada-Nya berserah. Dalam bentuk apapun nanti ujian-Nya yang terasa sulit, Insya Allah mudah.

05.23 WIB
Pagiku, dengan secangkir kopi.

Selasa, 20 Februari 2024

DUPAKU PADAM

Hari ini
Hari ke-100 dupaku padam
Paru-paruku terbebas dari nikotin membuat candu
Biarkan aku konsisten dalam perkataanku
"Aku bisa berhenti" kataku

Kau ingat statement-mu kala itu?
"Bagaimana mungkin? Bagaimana bisa istiqomah, apa jaminannya?" katamu

Terima kasih
Karenamu aku berubah
Sebab kamu, aku berbenah

Hari ini aku bersyukur dan merayakannya
Terima kasih (lagi). :)


22.45 WIB
Sepulang dzikir dan sholawat.

HMMMM

Ambigu!

Jumat, 26 Januari 2024

INGIN BERCERITA

Ingin bercerita perihal hujan bulan desember dengan angin kencangnya, perihal januari dengan badainya. Juga langit yang kutatap dengan mendungnya.

Ingin bercerita perihal mentari pagi, ilalang yang menari, tentang senja memberikan makna yang mendalam.

Ingin bercerita perihal suara bocil-bocil bersenda gurau, tentang berisik kendaraan di jalanan, dan suara-suara yang mengusik kepalaku setiap hari. Juga perihal lirih yang tertatih terbawa bersama mimpi.

Banyak hal ingin ku ceritakan. Tapi nanti saja, kapan-kapan. :)


04.47 WIB.

Minggu, 31 Desember 2023

TERIMA KASIH 2023

2023 kian terlewat, tahun yang penuh juang dan kenang akan makna terkandung di dalamnya. Tahun yang memberiku pelajaran sangat berharga. Bersyukur, terima kasih kepada Allah untuk semua yang diberikan-Nya.

Masih sedih? tak apa..
Masih merasa kurang? boleh..
Merasa lelah? sangat bolehh..
Putus asa? juga boleh..
Tak apa ..
Semua itu manusiawi kok. Namun, jangan berlarut-larut yaa..
Sebentar saja :)

Karena nggak bisa juga memaksakan sesuatu hal harus sesuai dengan apa yang kita harapkan. Sepahit apapun situasinya, serumit apapun jalannya. Nggak boleh nyerah, dan tidak boleh nyalahin diri sendiri. Sebab, sejauh ini diri sendirilah yang mati-matian berjuang hingga sampai di titik ini.

Hey, tahun 2024 sudah di depan mata. Seperti tahun-tahun sebelumnya, harus dijalani juga kan? Jadi, terutama untuk penulis sendiri dan siapapun kalian yang membaca tulisan ini. Semoga di tahun baru ini diberikan keteguhan, ketabahan dan keikhlasan lebih lapang lagi dari sebelumnya. Membentuk keberanian diri untuk terus berpetualang tanpa lupa arah pulang.

Kita tutup 2023 dengan Alhamdulillah, yang paling penting instrospeksi diri. Dan beri diri sendiri lebih banyak ruang, untuk terus tekun dalam iman dan taqwa. Semoga kita semua dipertemukan lagi dengan tahun berikutnya dalam keadaan sehat, selalu dalam pelukan dan lindungan Allah SWT.

Aamiin.

20.32 WIB

Kamis, 28 Desember 2023

MUHASABAH DIRI

Jangan pernah membenci. Apapun yang kamu alami, jangan pernah membuatmu menjadi muram. Itu hanya akan memperkeruh hatimu.


Tetaplah menjadi pribadi baik, memperkuat sabar, ikhlas dan tidak dendam. Dan jadilah manusia pemaaf, karena disetiap perbuatan ada balasannya. Dan disetiap sabar sudah pasti ada ganjarannya.


16.07 WIB

Aku berserah kepada-Mu Yaa Allah, lapangkan hatiku untuk dapat menerima semua yang ingin Engkau berikan kepadaku. Bantulah aku untuk meringankan beban dan berjalan dengan bebas dalam iman, percaya bahwa rencana-Mu untukku akan selalu lebih besar daripada impian terbesarku.


Yaa Allah, ampunilah aku atas dosa yang telah aku perbuat. Sadarkanlah aku bahwa kebaikan-Mu akan selalu lebih besar dari kesalahanku, dan cinta-Mu akan selalu lebih besar dari rasa maluku.


Hasbunallah wani'mal wakil, ni'mal maula wani'man nasir."


Mampukan aku mengangkat derajat orang tuaku Yaa Allah, aku ingin mereka bahagia di usia senjanya.


Aamiin.


04.40 WIB

Selasa, 19 Desember 2023

SANTRI WEEKEND 2023

Bermula dari ajakan temen, untuk mengikuti kajian rutin setiap senin malam yang diselenggarakan di pondok pesantren AR-RAUDHAH Solo. Namun hari itu, temen berkata dicancel aja. Sebab, habib yang menjadi pembicara malam itu berhalangan dan kebetulan hari itu hujan deres juga.


Keesokan harinya, dapet kiriman poster via WhatsApp dari temen seangkatan. "Lur, jum'at ikut santri weekend yok, cuma 3 hari doang kok, nginep disana" ajakan temenku. "Ayok gass lur" jawabku. Singkat cerita langsung registrasi, agar dimasukkan kedalam grup WA Santri weekend Putra lainnya. Guna mendapatkan informasi lanjutan yang di share ke dalam grup tersebut.


Jum'at, ba'da sholat Ashar kami berangkat ke pondok pesantren AR-RAUDHAH. Setibanya, langsung diarahkan mendaftar ulang dan mengambil ID Card, diarahkan lagi menuju penginapan. Banyak sekali ilmu yang kudapatkan disini, terutama kedisiplinan. Mematuhi peraturan selama di area pondok pesantren, bangun subuh, sholat berjamaah 5 waktu.


Malamnya, ba'da isya mengikuti majelis kajian Habib Novel Alayidrus hingga selesai. Usai kajian, Santri Weekend dipersilahkan untuk istirahat, dan diingatkan harus bangun sebelum adzan subuh.


Ba'da subuh lanjut dengan dzikir dan kajian hadist serta sholat isyroq pun dilakukan. Usai sholat isyroq, lanjut lagi belajar bareng dengan Eyang Husein, belajar bareng ini berjalan seru banget. Soalnya ditemani dengan segelas kopi dan sebuah roti hehe. Sebelum sesi tanya jawab, Eyang Husein menyampaikan terlebih dulu ilmu tentang pola hidup sehat. Salah satu pesan beliau "Jangan ketergantungan dengan obat pil tablet, ataupun kapsul dsb. Itu sangatlah berbahaya bagi kesehatan. Untuk mengobati penyakit, carilah penyebabnya apa, bukan cari obat untuk menyembuhkannya. Kalo sudah ketemu penyebabnya, hilangkan kebiasaan itu. Insya Allah hidup sehat wal afiat."


Dan banyak lagi ilmu yang disampaikan oleh Eyang Husein pagi itu. Lanjut sesi tanya jawab bersama Eyang Husein. Berbagai macam pertanyaan yang di pertanyakan oleh para santri. Masalah hati, hutang piutang, hal gaib dan pertanyaan yang paling banyak adalah masalah pernikahan. Semua dijawab Eyang Husein satu persatu, yang seru banget adalah karakter humoris Eyang Husein dalam menjawab semua pertanyaan Santri Weekend ini. Sehingga suasana hidup dan tentunya agar tidak mengantuk.


Kemudian setelah sarapan pagi dan mandi, lanjut dengan kajian. Sesuai dengan tema utama "Memperbaiki Sholat" disini mempraktikkan bacaan sholat secara bersama-sama. Mulai dari Niat, Takbiratul Ihram, hingga bacaan terakhir membaca Tasyahud Akhir dan Salam. Kemudian, dikaji satu persatu sembari mempraktikkannya.


Dan yang aku suka adalah belajar ilmu Tajwid. Disini aku kembali mengingat apa yang aku pelajari sewaktu SMP dulu, yang kini hampir lupa. Mulai dari Makharijul huruf, Mad, Mim mati, Tanwin dan Idgham. Intinya selama mengikuti kegiatan Santri Weekend di Pondok Pesantren AR-RAUDHAH Solo ini, banyak ilmu yang aku dapatkan dan dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari.


Terima Kasih kepada Habib Novel Alayidrus, telah mengadakan kegiatan ini secara gratis. Telah memberikan ilmu bermanfaat bagi semua Santri Weekend 2023. Insya Allah berkah, Jazakumullah khairan katsiran.


05.13 Sambil ngopi.

Minggu, 17 Desember 2023

TERUNTUK AKU

Hai aku... Tak terasa sudah penghujung tahun yaa, itu berarti porsi untuk berpijak diatas bumi Allah ini berkurang dikit demi sedikit. Merem bentar dah ganti hari, jalan sana sini dah akhir pekan, pikir ini pikir itu dah ganti bulan. Yaa Allah secepat itu waktu berlalu....

Pesan teruntuk aku "Hidup adalah perjalanan, bukan perbandingan. Maka jangan bandingkan prosesmu dengan orang lain yaa. Kita hidup memang di bumi yang sama, tapi dengan takdir yang berbeda. Tak apa jika belum menjadi apa-apa. Tak apa jika sedikit lambat prosesnya. Tak apa... Tak apa pokonyaa.. Namun, jangan pernah lelah yaa, tetap semangat, tetap merendah dan teruslah berbenah."

Wahai aku, yakinlah ketetapan-Nya pasti indah. Kepada-Nya berserah, jangan patah, jangan menyerah. 

Dan dilarang runtuh..
Wajib tumbuh.. :)


22.12 WIB

Rabu, 13 Desember 2023

JALUR LANGIT

Ba'da subuh aku teringat tulisan ini, mempercepat langkah untuk menulisnya lagi. Tapi aku lupa bacanya dimana hehe. Aku abadikan lagi disini yaa :)

Bunyinya begini..

"Tak perlu takut akan kehilangan tersemat dihatimu. Jika seseorang itu baik untukmu, maka Allah akan menjaga hatinya hanya untukmu. Mau dia dekat dengan siapapun, disukai oleh berapa banyak orang pun, Allah akan tetap sendirikan dia, sampai akhir dia dipertemukan denganmu jangan khawatir. 

Apapun yang Allah takdirkan untukmu, takkan Allah biarkan untuk menjadi milik orang lain."

Memang sih, disaat kita jatuh hati pada seseorang. Perihal kehilangan itu pasti ada, tapi sekadarnya saja yaa hehe. Serahkan kepada-Nya saja, semua yang kita minta maupun yang tidak kita inginkan terjadi sekalipun. Itu sudah menjadi ketetapan-Nya.

Teringat kata-kata ini juga "Siapapun kalian, teruslah meminta kepada Tuhanmu. Minta semua yang kau inginkan, sebut dan bisikkan di sujud terakhirmu. Insyaa Allah, Tuhanmu mendengar dan mengabulkannya. Dengan syarat, kerjakan perintah-Nya dengan khusu'." Kata Habib Novel Alaydrus pada saat kajian kemarin.

Intinya, apapun yang terjadi hari ini dan kedepannya yang masih misteri. Jangan lupa libatkan Tuhanmu. :)


05.00 WIB



Senin, 11 Desember 2023

JEDA

Terkurung rasa

Mengalah tak kuasa

Setitik ruang mencipta dilema

Enggan mengurai simpul bersama

Asing seirama, getar qalbu senada

Kini mengasing dalam pekat asa

Bak larik-larik terhenti koma


Jeda

Biar, apa adanya

Tak luput do'a, berbisik meminta

Sebaik-baik pinta pada yang Esa

Hingga dipenghujung, temu titik terang berada

Dalam ruang dan arah langkah semestinya.



04.41 WIB.