Sabtu, 24 Juni 2023

KETIKA SEMUA YANG KUTULIS ADALAH TENTANG DIA. Part 2

        Kembali aku bertemu dia, disini aku diajak teman sedaerahku untuk berkunjung ke salah satu destinasi wisata di Klaten Jawa Tengah. Tempat pemandian yang airnya sejuk dengan pemandangan lumayan indah menurutku. Bisa dikatakan kami berkunjung ke tempat wisata ini adalah perayaan usai sidang Skripsi teman sedaerahku karena telah mendapat Gelar dan menyelesaikan studinya. Kupastikan dia ikut berkunjung kesana, sebab dia merupakan sahabat dekat teman sedaerahku. Berangkatlah kami motoran, 45 menit berlalu kami sampai ke tempat tujuan. Ternyata disini dia membawa kamera juga "berarti dia suka fotografi" benakku. Sembari istirahat cewe-cewe sempatkan untuk berfoto dulu. Tak jauh beda dengan sesi foto di Gedung Dekanat waktu itu. Satu dua kali dia mengambil gambar, kembali aku ditugaskan untuk memotret. "Tolong fotoin bang" "wokee" jawabku. Di pertemuan kali ini aku tak banyak bicara dengannya, hanya seperlunya saja. Tak lama istirahat, teman-teman mulai bermain air dan cowo-cowo berenang di kolam yang lumayan dalam. Karena dia belum ikut menceburkan diri, dia sempatkan memfoto teman-teman di pemandian, termasuk aku juga didalamnya.

        Disini, mataku sesekali meliriknya. Aku tak tahu apakah dia sadar akan hal itu, Wallahu a'lam. Hingga dia ikut mandi dan berenang pun tatapku masih saja kembali meliriknya. "Ini anak berbeda dari orang lain" batinku. Lumayan lama berendam, kami memutuskan untuk makan siang dahulu. Khusus makan siang disini disediakan oleh yang sudah mendapat Gelar, sangat bersyukur bagi kami anak kost wkwk. Selesai makan, sebagian teman lanjut menceburkan badan dan berenang. Juga beberapa teman yang lain duduk di kolam ikan yang dangkal untuk terapi kaki. Sore menjelang, kami bersiap-siap untuk pulang. Diperjalanan pulang kami berpisah, hingga semua sampai ke tempat tinggal masing-masing dan aku juga sampai ke kontrakan.

        Beberapa minggu kemudian lagi-lagi aku bertemu dia, semakin kesini malah semakin dekat. Jadi ada satu planning yang telah lumayan lama direncanakan, yaitu mendaki gunung. Rencana awal, hanya kami teman sederah ada 6 personil yang akan mendaki, kami memutuskan mendaki gunung Merbabu pada hari itu. Pendakian belum tentu kapan dilaksanakan, intinya masih dalam wacana. Beberapa hari telah lewat, teman sedaerahku bilang bahwa dia juga mau ikut mendaki. "Mba es** peh mera beluh bang" ucap teman sedaerahku. "Okee dek, lebih rami lebih gure" jawabku. Dan kami berinisiatif mengajak teman-teman lainnya, sehingga kami genap menjadi 10 personil. Lanjut menentukan tanggal pendakian, kami menentukan planning itu akan dilaksanakan pada tanggal 13 dan 14 Maret 2023. Juga membuat grup di WhatsApp untuk diskusi apa saja yang dibutuhkan, sekalian aku unjuk diri sebagai ketua rombongan dalam pendakian tersebut.

        H-1 pagi kami mulai bersiap-siap, sebab kami memutuskan untuk berangkat malam, agar bisa beristirahat di basecamp sebelum melakukan pendakian. Mulai dari logistik yang mulai dipersiapkan dan alat-alat perlengkapan untuk mendaki yang akan dibawa. Tak lupa kamera untuk mengabadikan momen, juga obat-obatan P3K sebagai persiapan jika terjadi kejadian yang tak inginkan. Sebab, resiko mendaki sangat tinggi maka harus tetap safety. Setelah semua lengkap, ba'da ashar semua personil berkumpul ditempat yang telah ditentukan untuk packing. Packing disini, karena cowo ada 6 dan ceweknya 4 orang. Maka, logistik dan peralatan yang berat dibebankan kepada cowo-cowo. Agar bawaan cewe-cewe sedikit ringan ketika nanjak nantinya. Packing berlanjut hingga jam 20.00, setelahnya lanjut bersiap-siap untuk berangkat.

        Semua personil siap, 21.40 kami berangkat hingga tiba di basecamp swanting kurang lebih pukul 00.30. sesampai di basecamp, kami sempatkan mengisi perut dengan mie instan yang di jual oleh pemilik basecamp tersebut. Juga bercengkerama satu sama lain, tak lupa selfie beberapa kali dengan Hp dia. Dengan canda tawa, suasana jadi hidup dan bahagia. Karena kami berada di dataran tinggi, suhu tubuh menurun. Gigil menggerogoti juga kantuk menghampiri, saatnya berbaring dan tidur dengan posisiku saat itu paling tepi. Sempat juga aku tak bisa tertidur, karena suhu disana akan semakin dingin jika mendekati pagi. Salahku juga sebab memberanikan diri untuk tidur hanya dengan baju dibadan saja tanpa selimut. Adzan subuh berkumandang aku belum juga terlelap. Langsung aku membuka salah satu carier untuk mengambil sleeping bag di dalamnya, kembali membaringkan badan dan hingga akhirnya terlelap juga.

        Pukul 06.20 pagi bangun, bersiap-siap untuk check in. Sebelumnya sarapan dulu, yang sudah disiapkan oleh pemilik basecamp. Sarapan bareng, hanya dengan sayur semuanya. Padahal ada juga ayam goreng yang disediakan pemilik basecamp. "Berhemat" pikirku. Usai sarapan, aku yang perokok wajib merokok dulu. Dan berbincang canda tawa dengan teman-teman lainnya. Disini nih rasa kagum itu mulai disertai rasa cinta terhadapnya. Saat dia duduk bersilang, tatapku sangat rekat padanya. Aku terus menerus memperhatikan dia, dari sudut ruang yang aku sedang mengisi daya Hp-ku disana. Meskipun dia agak ceroboh sedikit, namun aku sukaa :). Sempat juga aku memvideokan dia saat melakukan kecerobohan itu wkwk. Kemudian, aku sebagai ketua rombongan hendak check in ke pos pendakian. Lalu "aku ikut bang" ucapnya. "Ayokkk" jawabku. Tidak jauh dari basecamp, aku dan dia berjalan hingga tiba di pos check in itu. Sedikit antri, dan aku sempat ngomong sama dia "ntar kalo petugasnya ngomong bahasa Jawa, es** yg ngomong yaa" "iya bang" jawabnya. Tak lama saatnya giliran kami, aku langsung masuk ke dalam pos itu dan menunjukan kode booking yang sudah kami dapat dalam pendaftaran online tempo hari. Lanjut dengan pembayaran tiket, asuransi, parkir, dan biaya pengelolaan basecamp. Akhirnya hanya aku yang ngomong sama petugas saat itu, walaupun ada sedikit drama dengan petugas yang ada disana. Hampir saja kami ditipu soal finansial, namun alhamdulillah aku bisa membantah. usai check in, langsung bergegas balik ke basecamp. Dalam langkah demi langkah menuju basecamp "kenapaa tadi bang?" Tanya dia. "Ada drama sedikit" jawabku dengan menjelaskan dengan detail padanya. Disini sikapku pada dia masih biasa saja, seperti tidak terjadi apa-apa. Walau didalam ada sebuah rasa, namun pikirku rasa itu masih di dalam belum ketahuan :). Hingga tiba di basecamp, juga aku menjelaskan kepada teman-teman yang lain soal drama yang terjadi di pos check in saat itu.


Bersambung ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar